Kisah seru berjualan…

Bismillah.

Pada pagi yang sejuk ini, saya mencoba untuk menuangkan secuil kisah mengenai pengalaman saya  dalam berjualan. Permintaan dari Bapak Gatot adalah menceritakan pengalaman bisnis dengan laba minimal Rp 10.000,- . Oleh sebab itulah, saya akan menceritakan pengalaman seru saat merintis bisnis kecil berjualan sewaktu kuliah di Politeknik Negeri Jakarta.

Jujur saja, saya baru tertarik berjualan sejak kuliah di Politeknik Negeri Jakarta. Pertama saya berjualan donat yang memiliki aneka rasa. Ada rasa coklat, keju, kacang, dan lain – lain. Donat tersebut saya jual sebesar Rp 1.500,-. Penjualan donat ini bukan untuk kepentingan pribadi, namun didedikasikan untuk kegiatan LDK FIKRI PNJ, Himpunan Mahasiswa Elektro, dan Study Tour kelas. Keuntungan yang saya dapatkan dari penjualan donat ini kisaran 30.000,- per hari.

Kemudian yang kedua adalah usaha berjualan gorengan di kelas. Nah, penjualan ini awalnya untuk kepentingan Acara E-Time (Elektro Activity Time di PNJ) lumayanlah laba yang dihasilkan kira-kira sebesar 20.000,- per hari. Setelah itu, saya juga pernah berjualan snack ringan twister rasa coklat seharga Rp 750,- per bungkus. Usaha inilah yang saya usahakan untuk menambah pendapatan sendiri. Laba yang saya dapatkan sebesar 10.500,- per hari.

Ketiga, saya pernah berjualan Kaos BIPOL (Bis Politeknik). Di sini saya berhasil menjual 17 baju dengan harga Rp 45.000,- per piece. Pemasaran yang saya lakukan adalah dengan menyebarkan sms kepada teman – teman terdekat saya. Kemudian saya juga mengunjungi kelas – kelas di jurusan elektro untuk memasarkan kaos BIPOL tersebut. Alhasil, saya berhasil mendapatkan 15 konsumen yang tertarik membeli kaos tersebut. Laba yang saya dapatkan adalah Rp 75.000,-. Lumayanlah untuk pendapatan awal saya J .

Keempat, saya pernah berjualan pulsa. Berhubung kakak saya usaha pulsa, maka saya pun jadi tertarik untuk membantu memasarkannya. Tiap pembelian pulsa, saya mendapatkan laba kira – kira sebesar Rp. 500,- sampai 1.000,-.  Keuntungan yang saya dapatkan (tanpa modal) sebesar Rp. 11.000,- perbulan. Tidak terlalu banyak memang, yang penting berkahnya.

Selanjutnya yang kelima, saya juga pernah berjualan minyak angin aromatherapy dengan harga jual Rp 20.000 per buahnya. Saya mendapatkan laba lumayan besar , yakni Rp 5.000,- sampai Rp 10.000,- per buah. Alhamdulillah, lumayan untuk menambah uang saku. Namun bisnis ini hanya berlangsung 1 pekan, karena peminatnya sepi dan hanya 3 botol aromatherapy yang laku saya jual.

Keenam, saya pernah berjualan aneka makanan ringan dan minuman dingin di Balairung UI saat ada pelaksanaan WISUDA Mahasiswa PNJ. Di sana lumayan pendapatan yang didapatkan, kira – kira sebesar Rp. 200.000,- .

Terakhir, saat outbond di SEAMOLEC, saya menjual Ballpoint kepada masyarakat sekitar UT (Universitas Terbuka) dengan harga jual yang pertama sebesar Rp. 20.000,- dan yang kedua saya jual seharga Rp.15.000,-.

Demikianlah pengalaman sederhana saya berjualan dengan laba yang tidak terlalu besar. Namun, menurut saya yang terpenting adalah pengalaman yang berharga lebih dari segalanya.

Semoga berkah. Semangat!!!

About Sheilla Rizkia Ferianty

Semangat!

Posted on 05/01/2012, in Technopreneur and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: